Motor garang jadi Sport Junkis dan Elegan, kesan itulah yang mencoba diciptakan Arnomo Sedayu, mahasiswa Teknik Mesin pada rubrik otomotif Pabelan Pos edisi 80 ini. Hal ini diambil untuk menghapus image kebanyakan orang yang menganggap motor Rx-King identik dengan motor ‘jambret’. “Sebenarnya motor Rx-King juga bisa dibuat kesan manis,” ungkap Arnomo saat ditemui Pabelan Pos di bengkel biasa dia nongkrong.
Sebenarnya hanya mengurusi masalah warna sudah cukup untuk ciptakan kesan itu, tapi tidak untuk cowok asal Tegal ini. Banyak hal yang meski ia lakukan agar tujuanya tercapai.
Tahap awal, Arnomo mengganti slebor depan standart milik Jupiter Mx. Hal ini dilakukan agar slebor depan terlihat lebih marapat dengan roda. Selanjutnya untuk pelek-pelek dipasang racing, ukuran ring 17 untuk depan dan ring 18 untuk belakang yang sekaligus dengan pemasangan cakram, yaitu cakram depan set bercaliper brembo dua piston dan cakram belakang piringan milik Satria. Masih masalah kaki-kaki, untuk roda Arnomo menggunakan ban mizzle 80-80 untuk depan dan 90-80 untuk belakang. Agar body pengendara lebih terlihat naik saat berkendara, ia mengganti stank orisinil dengan stank milik Ninja. Hal ini akan membuat bodi motor terlihat lebih tinggi depan dari pada belakang. Kaki-kaki depan selesai kini tinggal mengurusi kaki-kaki belakang.
Shock breaker standar kurang puas nampaknya bagi Arnomo jika tidak ikut di modif, dengan itu ia memasang ayun type super track yang kemudian di coak beberapa centimeter, hal ini mengharuskan rantai dipotong empat mata. Dengan pemotongan ini secara otomatis roda belakang akan menjorok kedepan beberapa centimeter. Nah, akhirnya memasuki tahap finishing yaitu permak warna. shock breaker KYB. Swim arm pun juga meski dirubah, ia gunakan lengan ayun type super track yang kemudian di coak beberapa centimeter, hal ini mengharuskan rantai dipotong empat mata. Dengan pemotongan ini secara otomatis roda belakang akan menjorok kedepan beberapa centimeter. Nah, akhirnya memasuki tahap finishing yaitu permak warna.
Untuk memperoleh warna yang bervariasi Arnomo ambil tiga warna untuk tiap-tiap bagian. Pertama, body termasuk slebor (depan dan belakang, red) di cat warna picanto green. Warna ini akan terlihat yellow effec ketika terkena sinar matahari. Yang kemudian dimotif warna putih bergaris, ini membuat body collour tidak monoton. Kedua, rangka, shock, dan pelek-pelek dipoles warna doff tefflon. Warna yang menjadi andalan modif Arnomo pada modifikasinya kali ini. Sebagai pemanis Arnomo menambahkan warna merah venture pada bagian sirip-sirip mesin, shock breaker, dan caliper cakram belakang Rx-King milik cowok berbadan tinggi ini sudah hampir terkesan manis sampai pada tahap ini. Untuk pelengkap ia memasang beberapa accessories seperti head lamp milik Scorpio, speedometer tipe R, handle rem brembo, knalpot PDK, master gas Daytona dan pada stank dipasang stabilizer. Terakhir jok dikepras empat centimeter guna merampingkan sisi atas body. Akhirnya pengeprasan jok mengakhiri tugasnya. Rx-King standar dan kesan motor jambret kini telah berhasil di sihir Arnomo menjadi motor Sport Junkis dan Elegan.jambret kini telah berhasil di sihir Arnomo menjadi motor Sport Junkis dan Elegan.
Semua hasil ini dilakukan Armono tidak hanya sekedar cuma-cuma, butuh usaha dan karja keras. Butuh biaya sekitar 2,5 jutaan untuk menyempurnakanya, ”Semua biaya untuk modifikasi ini hasil usahaku mengumpulkan sisa uang saku kuliah,” paparnya.
Arnomo patut bangga dengan hasil modifikasinya kali ini, karena di akhir tahun 2007 lalu sempat menjadi trend setter di salah satu majalah otomotif, dan ia pun berhasil menyabet juara II maskot club yang diadakan oleh salah satu produk rokok yang cukup terkenal belum lama ini. Terlebih yang membuat ia bangga adalah ketika cat doff tefflonnya menjadi trend para pecinta modif saat ini.(Dwie)
DIarsipkan di bawah: Otomotif